SELAMAT ULANG TAHUN ISTRIKU

Di penghujung bulan Maret lalu, entah dirimu masih ingat atau kau sudah lupa, aku pernah berkata padamu, “Hadiah liburan ke Pulau Dewata Bali kita ambil tanggal 1 Juli ya, sekalian merayakan hari lahirmu di sana.”

Mendengar itu, aku ingat, kau tersenyum padaku dan langsung membentangkan tanganmu, seolah menyuruhku memelukmu.

Saat itu, aku berani mengajakmu ke Bali karena aku berhasil memenangkan Paket Liburan sekeluarga saat mengikuti d’traveler Fair Detik.com. Tulisan sederhanaku tentang menceritakan rencana liburan keluarga yang belum pernah terealisasi bersama keluarga berhasil menjadi pemenang.

Lebih menggembirakan lagi, ternyata destinasi yang dipilih panitia untuk kita adalah ke Pulau Dewata Bali. Mengetahui Pulau Dewata Bali menjadi destinasinya, kita riang gembira, senang bukan main. Bagaimana tidak, Bali adalah salah satu tempat yang memang sama-sama ingin kita kunjungi.

Tapi sayang, impian untuk liburan ke Pulau Dewata Bali sekaligus merayakan hari jadimu di sana itu terpaksa kita batalkan karena pandemi yang melanda bumi. Sebab, Covid-19 yang belum tahu kapan selesainya dan jadwal keberangkatan yang belum dapat kita dan panita pastikan kapan waktunya, akhirnya panita memberi dua opsi dan kita pun memilih opsi kedua. Mengganti hadiah liburan ke Pulau Dewata Bali dengan nilai tunai yang ditentukan penyelenggara.

Mengingat gagalnya liburan ke Bali bersamamu, sebenarnya sedih, tapi aku tenang setelah teringat dengan perkataan Profesor Quraish Shihab, kata beliau, “Boleh jadi tertundanya perjalananmu adalah keselamatanmu.”

Ya, hari ini hal itu benar. Di tengah masih terus meningkatnya orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan membaca grafik se-nasional, membuat semua orang ngeri untuk melakukan perjalanan temasuk kita.

Kalau saja, kemarin kita tetap ngotot untuk tetap memilih paket liburan ke Bali dan tahu bahwa Pulau Bali pada tanggal 02 Juli orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 113 orang, pasti kita juga akan menggagalkan perjalanan kita. Karena masih ada yang lebih penting daripada sebuah perjalanan dan masih ada yang jauh lebih penting daripada sebuah perayaan, salah duanya adalah Keselamatan dan juga Kesehatan.

Selamat sampai di hari baikmu, Manisku. 28 Tahun Lalu kau hadir di dunia, 03 Juli 1992.

Maafkan tak bisa memberi lebih dan belum mampu membawamu jalan-jalan ke Pulau Romantis yang ada di bumi. Teruslah tumbuh menjadi wanita yang tak bosan untuk belajar. Semoga berkah tiap waktu, sehat selalu dan segera tercapai cita-citamu. Aamiin

Selamat Hari Lahir Istriku (Rencana Gagal Yang Tidak Kita Sesali)
Tag pada:

agusman17an.com

Pemuda Yang Bermimpi Hidupnya Berjaya, Bangsanya Berdaya dan Dirindukan Syurga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *